|
Kampung Kali News--Kepala SMP Negeri 3 Semarang, Dra. Roch Mulyati, M.Si., berkesempatan mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan dan Deklarasi UN Jujur dan Beprestasi dan Pendidikan Antikorupsi di LMPMP Jawa Tengah, Jalan Kiai Maja Srondol Kulon Semarang. Pembukaan rapat yang dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayan RI tersebut dilaksanakan Rabu, 15 Februari 2012 di Aula Utama LPMP pukul 19.00 s.d. 22.00 WIB.
Beberapa muatan penting yang disampaikan Mendikbud di antaranya saat ini Indonesia mendapat karunia Alloh berupa bonus demografi, yaitu dari tahun 2010 s.d. 2040 memilki jumlah usia produktif yang berlimpah. Jika dilayani dengan beik, mereka akan menjadi demografi deviden (keuntungan demografi). Sebaliknya akan menjadi demografi disaster (bencana demografi) apabila tidakmendapatkan penanganan semestinya. "Jadi, kuncinya ada pada pendidikan," tegasnya.
Yang tidak kalah penting adalah pendidikan antikorupsi. Konsep ini akan diterapkan di sekolah-sekolah supaya pada peringatan satu abad Indonesia merdeka, 35 tahun ke depan, istilah korupsi sudah hilang. Korupsi sudah tidak dikenal lagi. Apa yang direncanakan saat ini adalah untuk mempersiapkan generasi muda ke depan yang bebas korupsi.
Terkait dengan kebijakan pendidikan, Mendikbud menyampaikan empat program Kebijakan Integrasi demi pemerataan pendidikan dan meraih pendidikan bermutu, yaitu:
1. Integrasi Vertikal, artinya diusahakan setiap jenjang pendidikan bisa langsung terhubung. Hasil pendidikan di SD bisa digunakan untuk masuk SMP, dari SMP ke SLTA, demikian pula hasil UN SLTA bisa untuk masuk ke Perguruan Tinggi. Yang terakhir ini sudah dirintis untuk segera bisa terwujud.
2. Integrasi Sosial, artinya Pendidikan tidak hanya dinikmati orang kaya. Mereka yang tidak memiliki biaya, tetapi mampu secara intelektual diberi kesempatan kuliah dengan berbagai kebijakan menteri. Salah satunya dengan mewajibkan Perguruan Tinggi Negeri menerima mahasiswa miskin 20%. Selain itu, ada program bidik misi, yaitu merekrut calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu, tetapi berpotensi, mendapatkan beasiswa selama kuliah di PTN, bahkan setiap bulan mendapat uang saku. Mahasiswa bidik misi sudah berjalan tahun ini.
3. Integrasi Kewilayahan, artinya bahwa penerimaan mahasiswa tidak boleh terkendala oleh wilayah.
4. Integrasi Kompetensi, artinya perekrutan pegawai tidak terbelenggu oleh pendidikan formal. Dicontohkan, seseorang yang belajar secara otodidiak, walaupun tidak memiliki ijazah sarjana bisa menjadi dosen. Sebab dia memiliki kompetensi yang dibutuhkan.
Tampaknya pemerintah sangat serius meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan amanah undang-undang. Setelah melakukan uji sertifikasi guru dan memberikan tunjangan profesi, calon-calon guru juga tidak luput dari penanganan. Tahun ini calon guru yang masuk Unnes dialkukan tes lagi, yang lolos akan diasramakan, diberi beasiswa, dan dididik secara khusus selama 4 tahun. Hal ini dimaksudkan agar calon-calon guru benar-benar memiliki empat komponen kompetensi guru, yaitu pedagogik, sosial, kepribadian, dan kompetensi pendidikan. Di samping itu juga memperkuat yang telah ada. Caranya, guru yang akan PLPG diharuskan mengikuti Uji Kompetensi Awal.
|
0 Comments